Aksinya Gendong Gala di Jalan Tol Viral, Ansori Mengaku Tak Berani Lihat Wajah Anak Vanessa Angel

Aksi pria asal Jombang, Jawa Timur, Ansori (54), saat menggendong anak Vanessa Angel, Gala Sky Andriansyah, usai kecelakaan terjadi pada Kamis (4/11/2021) lalu, viral di media sosial. Ansori terekam kamera seorang warga saat ia berlari lari menggendong Gala yang terluka. Saat kejadian, warga Dusun Gondang Legi, Desa Gondang Manis, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Jombang ini sedang membali es kelapa muda di bawah jalan tol.

Ia pun segera naik ke jalan tol kala mendengar suara dentuman keras. "Saya waktu itu berada tidak jauh dari TKP (tempat kejadian perkara). Setelah saya dengar suara dentuman, saya lihat mobil putih terbang," ungkap Ansori, dikutip dari tayangan YouTube tvOneNews, Selasa (9/11/2021). "Seketika itu saya lari, di bawah jembatan tol itu. Karena kondisi saya waktu itu sakit, asam urat saya kambuh Mas waktu itu, saya berusaha merangkak (naik) ke jalan tol," urainya.

Pria yang sehari hari bekerja sebagai pedagang beras ini mengaku melihat Vanessa Angel sudah berada di luar mobil saat tiba di jalan tol. Sementara Bibi Andriansyah, masih berada di dalam mobil dalam kondisi terikat sabuk pengaman. Pengasuh Gala, Siska Lorensa, ungkap Ansori, juga masih berada di dalam mobil di bagian jok belakang.

Ia berusaha membuka pintu dan membobol kaca mobil untuk menyelamatkan korban. Namun, upayanya tak berhasil, ia mengurungkan niatnya lantaran mendapat peringatan dari pengendara mobil lain. "Saya berusaha membuka pintu samping, bahkan bagasi, tapi saya nggak bisa."

"Waktu itu saya panik, terus berusaha membobol kaca sopir, juga nggak bisa." "Terus saya dihampiri pengendara mobil yang lain, (diperingatkan agar) tidak dilanjutkan (berusaha menolong) biar aparat tahu," bebernya. Setelah mendapat peringatan, Ansori pun memutuskan kembali turun ke bawah jalan tol.

Tetapi, ia mendengar suara tangis seorang bayi yang berasal dari sebuah mobil abu abu. Tanpa ragu ragu, Ansori langsung menghampiri dan menggendong bayi yang ternyata adalah Gala Sky. Ia mengaku tak berani melihat wajah Gala kala itu karena terluka.

"Spontanitas rasa kemanusiaan tumbuh, langsung saya angkat itu bayinya. Saya nggak berani lihat matanya karena terluka." "Saya gendong begitu saja, terus saya lari terus berusaha memberikan anak itu pada petugas," kisahnya. "Sama petugas diberikan ke sopirnya Mbak (Vanessa) Angel," tandasnya.

Diketahui, sebelum digendong Ansori, Gala telah diselamatkan seorang pedagang nanas bernama Aris Salim. Oleh Aris, Gala dititipkan pada pengendara mobil yang melintas agar ia bisa menolong korban lainnya. Pasangan Vanessa Angel dan Bibi Andriansyah terlibat dalam kecelakaan tunggal di ruas Tol Jombang pada Kamis (4/11/2021), saat dalam perjalanan menuju Surabaya.

Vanessa dan Bibi meninggal di tempat kejadian. Sementara Gala, Siska, dan Joddy menderita luka luka. Saat ini, Gala dan Siska sudah berada di Jakarta, sedangkan Joddy masih menjalani pemeriksaan.

Sopir Vanessa Angel, Tubagus Joddy, masih terus diperiksa penyidik Satlantas Polres Jombang. Selain Joddy, pihak kepolisian juga memeriksa sejumlah saksi, yaitu pengasuh Gala, Siska Lorensa; orang tua Joddy; beberapa orang di sekitar TKP; petugas tol yang berdinas saat kejadian; hingga anggota kepolisian yang menangani perkara awal kecelakaan. "Kaitan pemeriksaan orang tua, pasti ada. Itu kan kebutuhan dari proses penyidikan, dari keluarganya, saudaranya, atau temannya, jadi pertimbangan penyidik satlantas Polres Jombang," terang Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Repli Handoko, di Gedung Humas Mapolda Jatim, Senin (8/11/2021), dikutip dari .

Terkait status hukum Joddy, akan ditetapkan setelah gelar perkara selesai dilakukan, Senin. Diketahui, saat ini status Joddy masih sebagai saksi. "Pastinya, nanti kami simpulkan habis gelar, kita hasil olah TKP."

"Hasil penyidikannya, baru kita tentukan setelah gelar," ungkap Kapolres Jombang, AKBP Agung Setyo Nugroho, di Gedung Humas Mapolda Jatim, Senin, dilansir . Selain gelar perkara, ujar Agung, penyidik juga menggali informasi dari sejumlah pihak ahli. Melalui serangkaian tersebut, akan dipastikan seperti apa dan bagaimana bentuk kelalaian yang terjadi pada si sopir hingga terjadi kecelakaan.

Sehingga, nantinya bisa dipastikan apakah terdapat unsur pelanggaran tindak pidana. Hal ini nantinya akan menjadi rujukan terhadap status hukum terbaru si sopir. "Tapi kami buktikan dalam proses penyidikan. Karena, dalam materi penyidikan, lalainya di mana, nanti kami menunggu proses gelar nanti sore yang dilakukan penyidik Satlantas Polres Jombang," pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.